Waspadai 3 Penyakit Langganan di Musim Hujan

Musim Hujan telah tiba. Dalam pergantian musim yang disebut "pancaroba" ini biasanya akan bermunculan berbagai penyakit, dari yang ringan2 saja, seperti flue / pilek / batuk hingga yang kelas berat yakni Diare dan DB. Maka waspadailah ! Berikut saya share kan hal2 yang berhubungan dengan penyakit2 itu...


Diare
Pernahkan dalam 1 hari,  Anda pergi ke wc untuk buang air besar sampai 6-10 kali? Bila iya,  itu berarti Anda terserang diare! Akibatnya Anda akan merasakan tubuh  lemas karena kekurangan cairan atau dehidrasi. Nah, cara mengatasi diare mudah saja. Yaitu  jangan bosan-bosan untuk meminum larutan oralit dan air putih sebanyak-banyaknya. Oralit dan air putih tersebut berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar. Oleh karena itu penting untuk membiasakan hidup bersih, budayakan mencuci tangan sebelum menjamah makanan dan seusaii buang air besar. Perhatikan persediaan air bersih untuk konsumsi dalam rumah tangga. Anda juga harus mewaspadai kebersihan makanan terutama makanan di pinggir jalan yang rentan debu dan kotoran.  

Demam Berdarah
Penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegepty ini merupakan jenis penyakit yang sering muncul di musim hujan. Nyamuk yang biasa mengigit di siang hari tersebut merupakan kelompok serangga yang hidup dan berkembang biak di tempat-tempat air tergenang. Jadi itu sebabnya pada musim hujan kita harus waspada mencegah terjadinya genangan air yang tidak mengalir seperti got atau selokan.

Gejala yang timbul biasanya dimulai dengan demam ringan atau tinggi yang datang dengan tiba-tiba disertai sakit kepala hebat, nyeri sendi dan otot. Pada kulit si penderita juga akan muncul bintik-bintik merah.
Flu
Badan terasa panas, kepala pusing, hidung panas dan mata terasa pedas adalah gejala-gejala dari flu. Belum lagi sekujur tubuh yang lemas pasti membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Virus influenza adalah jenis virus yang gampang diderita. Pasalnya virus ini tersebar melalui udara terutama di negara beriklim tropis terutama di Indonesia. Faktor kelembapan udara yang cenderung basah membuat daya tahan tubuh berkurang. Akibatnya virus menjadi mudah masuk hingga menimbulkan gejala sakit dalam waktu 1-2 hari.

Lalu bagaimana cara mengatasi penyakit 'langganan' ini agar tak sempat mampir ke tubuh kita? Yuk, baca tips pencegahannya berikut ini:
  • Jaga Vitalitas Tubuh Semaksimal Mungkin
Stres yang dialami karena pekerjaan sebaiknya dihindari karena bisa mempengaruhi fisik dan emosi. Bila Anda kurang makan, kurang tidur dan kurang istirahat bisa menjadi target empuk bagi virus untuk menyerang tubuh. Beristirahatlah yang cukup! tidur minimal 6 jam sehari, minum air putih 8 gelas sehari, konsumsi makanan bergizi  dan rajin minum vitamin/ suplemen yang diperlukan oleh tubuh. 
  • Berperilaku Hidup Bersih
Bersihkan seluruh sudut rumah, jangan sampai ada sampah meggunung, selokan tidak lancar dan kaleng bekas menumpuk. Biasakan untuk mencuci tangan setelah berpergian, ingat benda apapun yang Anda pegang di luar bisa menjadi media penularan yang baik bagi virus penyakit.
  • Jangan Makan Sembarangan
Nasehat ini tidak hanya berlaku untuk anak kecil. Orang dewasa pun terkadang tidak bisa menahan keinginan untuk makan sembarangan di pinggir jalan. Padahal makanan tersebut terkena debu dan asap knalpot kendaraan bermotor. Akibatnya ada banyak bakteri penyakit dalam makanan yang bisa masuk ke dalam tubuh dan menyerang daya tahan tubuh Anda.  
  • Rutin Berolahraga
Udara yang dingin akibat hujan pasti membuat kita malas bergerak. Bersantai di rumah sambil menonton tv rasanya lebih menarik dibandingkan harus bersusah payah berolahraga. Padahal tanpa Anda sadari bahaya virus sudah mengancam. Badan yang  jarang berolahraga akan membuat si pemiliknya rentan terhadap penyakit.

0 comments:

Posting Komentar

.

@ elhaniev-cyberultimate.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.